Iklan

Advertisement
LAWGOS.ID
Kamis, 25 Desember 2025, Desember 25, 2025 WIB
Last Updated 2026-06-23T06:43:11Z
EKONOMIHUKRIMPARIWISATAPERISTIWA

KADESE LENDANG TAMPEL DAYE SAHRIM PASTIKAN PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH BERJALAN LANCAR, DIHARAPKAN JADI PUSAT EKONOMI DESA

Advertisement


Lombok Tengah, 25 Desember 2025 — Kepala Desa Lendang Tampel Daye, SAHRIM, menyampaikan bahwa rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayahnya berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga biasa, pengusaha kecil, hingga tokoh masyarakat lokal.

 

Dalam keterangannya yang disampaikan pada pertemuan rutin dengan pengurus calon koperasi dan perwakilan warga, SAHRIM menegaskan bahwa kehadiran koperasi tersebut bukanlah keputusan semata-mata dari pemerintah desa, melainkan hasil musyawarah bersama yang dilakukan secara terbuka dan transparan selama beberapa minggu terakhir. Seluruh masyarakat sepakat dan menyambut baik pembangunan koperasi sebagai upaya strategis untuk meningkatkan perekonomian desa serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

 

“Alhamdulillah, semua masyarakat setuju dengan adanya Koperasi Merah Putih ini. Tidak ada satu pun warga yang menentang, bahkan banyak yang bersedia memberikan dukungan baik dalam bentuk tenaga, nasihat, maupun kontribusi kecil untuk mempercepat proses pembangunan,” ujar SAHRIM dengan senyum lebar. Ia menambahkan, “Semoga pembangunannya bisa terwujud sesuai dengan gambar dan rencana yang sudah disepakati, sehingga nantinya bisa benar-benar memberikan manfaat yang maksimal.”

 

Bangunan Koperasi Merah Putih yang direncanakan seluas sekitar 500 meter persegi tersebut akan dibangun di lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh seluruh warga, dekat dengan pusat perdagangan desa dan jalan utama. Tempat ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat Desa Lendang Tampel Daye, sekaligus wadah penguatan usaha kecil dan menengah (UKM) di tingkat desa. Di dalam koperasi akan disediakan ruang untuk penitipan barang hasil produksi warga, ruang rapat untuk pengembangan usahanya, serta layanan simpan-pinjam yang memiliki bunga lebih ringan dibandingkan lembaga keuangan lainnya.

 

“Kami merencanakan agar koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perdagangan, tapi juga sebagai lembaga yang membantu warga mengembangkan usahanya. Misalnya, untuk petani yang membutuhkan modal membeli benih atau pupuk, mereka bisa meminjam di koperasi dengan syarat yang mudah. Untuk pengusaha makanan, mereka bisa menitipkan produknya di koperasi agar lebih dikenal oleh lebih banyak orang,” jelas SAHRIM.

 

Selain itu, SAHRIM juga berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan apapun, serta mendapat dukungan berkelanjutan dari semua pihak, termasuk pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan juga mitra luar yang berpotensi berkolaborasi. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan transparansi dalam setiap proses, agar koperasi benar-benar menjadi milik semua masyarakat dan tidak hanya bermanfaat bagi sebagian orang.

 

“Harapan kami, pembangunan koperasi ini tetap berjalan lancar sampai selesai dan nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kami akan melakukan pemantauan secara teratur untuk memastikan tidak ada yang salah dalam proses pembangunan, dan semua keputusan diambil melalui musyawarah,” tambahnya.

 

Pemerintah Desa Lendang Tampel Daye sendiri sangat optimistis bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi simbol kemajuan desa serta bukti nyata semangat gotong royong masyarakat dalam membangun ekonomi lokal. Menurut data yang dimiliki pemerintah desa, sebagian besar warga bekerja sebagai petani, pengusaha kecil, dan pekerja harian, sehingga kehadiran koperasi diharapkan bisa mengatasi masalah akses modal dan pasar yang sering dihadapi mereka.

 

“Kami yakin, dengan adanya Koperasi Merah Putih, ekonomi desa akan semakin berkembang, pendapatan warga akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat akan lebih terjaga. Ini adalah langkah pertama kami menuju desa yang mandiri dan makmur,” pungkas SAHRIM, yang kemudian mengundang seluruh warga untuk terus berpartisipasi dalam setiap tahapan pembangunan koperasi tersebut.

 

Sampai saat ini, proses pengajuan izin pembangunan sudah selesai, dan tim kontraktor yang dipilih melalui proses seleksi telah memulai pekerjaan pengolahan tanah. Pembangunan diharapkan selesai dalam waktu 3 bulan ke depan dan akan diresmikan secara meriah oleh pejabat kecamatan serta tokoh masyarakat.

 

 

IKLAN

Advertisement
LAWGOS.ID