Iklan

Advertisement
LAWGOS.ID
Kamis, 25 Desember 2025, Desember 25, 2025 WIB
Last Updated 2026-06-23T06:43:11Z
EKONOMIHUKRIMPARIWISATAPERISTIWA

REFLEKSI AKHIR TAHUN KAPERWIL MEDIA RESKRIM NTB, JASWADI: 2023–2025 PENUH PENGALAMAN, 2026 SIAP PROGRAM BARU

Advertisement


Praya, 25 Desember 2025 — Menutup babak tahun 2025 yang penuh dinamika, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Reskrim Nusa Tenggara Barat (NTB), Jaswadi, menyampaikan refleksi perjalanan panjang selama tiga tahun terakhir, mulai tahun 2023 hingga 2025, yang sarat dengan pengalaman berharga, tantangan yang mendebarkan, dan pembelajaran lapangan yang terus memperkuat keberadaan media tersebut di tengah masyarakat.

 

Dalam kesempatan refleksi akhir tahun yang diadakan di kantor Kaperwil Media Reskrim NTB, Jaswadi menegaskan bahwa selama kurun waktu tiga tahun itu, Media Reskrim NTB tidak pernah absen dari tengah masyarakat, selalu menjalankan fungsi kontrol sosial, pemberitaan yang akurat, serta pengabdian masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan integritas yang tak tergoyahkan.

 

“Banyak pengalaman yang kami lalui sejak 2023, 2024, hingga 2025. Mulai dari pemberitaan peristiwa penting di provinsi NTB, pengawasan terhadap kebijakan publik, hingga program pengabdian yang mendekati masyarakat di pelosok daerah. Semua itu menjadi pelajaran berharga dalam memperkuat komitmen Media Reskrim untuk tetap tegas, lugas, dan tuntas dalam setiap pekerjaannya,” tegas Jaswadi dengan nada yang penuh kebanggaan.

 

Ia menjelaskan bahwa dinamika lapangan yang selalu berubah menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk berkembang. Mulai dari tantangan akses informasi di daerah terpencil, penanganan kasus yang sensitif, hingga kebutuhan untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia jurnalistik. “Kita tidak bisa berdiam di tempat. Setiap hari ada hal baru yang harus kita pelajari, baik tentang topik pemberitaan maupun alat bantu yang digunakan. Ini membuat kita selalu termotivasi untuk lebih baik,” ujarnya.

 

Selain itu, Jaswadi menekankan bahwa sinergi dengan berbagai elemen masyarakat — mulai dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), akademisi, hingga warga biasa — serta kepercayaan publik yang terus tumbuh menjadi modal utama dalam menjalankan tugas jurnalistik yang profesional dan berimbang. “Tanpa dukungan dan kepercayaan dari masyarakat, kita tidak akan bisa mencapai apa yang telah kita capai hari ini. Setiap masukan dari masyarakat menjadi acuan kita untuk memperbaiki kualitas pemberitaan dan program kita,” katanya.

 

Dalam tiga tahun terakhir, Media Reskrim NTB telah mencatat berbagai pencapaian, antara lain pemberitaan yang mengarah pada perbaikan kebijakan publik di beberapa sektor, program pengabdian masyarakat yang membantu mengatasi masalah nyata di daerah, serta penguatan kapasitas jurnalis yang membuat tim semakin handal dalam menangani berbagai topik. Meskipun demikian, Jaswadi juga mengakui bahwa masih ada ruang perbaikan yang cukup besar untuk diisi di masa depan.

 

Memasuki tahun 2026 yang penuh harapan, Jaswadi menyampaikan optimisme bahwa Media Reskrim NTB akan melangkah lebih jauh dan lebih baik. Ia mengungkapkan harapan agar semua kegiatan di tahun depan berjalan lebih lancar, sistem kerja semakin profesional, dan terwujudnya program-program baru yang lebih progresif serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat luas.

 

“Kami berharap di tahun 2026, kita bisa meluncurkan beberapa program baru yang telah kita rancang. Di antaranya adalah program pelatihan jurnalistik bagi pemuda di daerah, platform pemberitaan yang lebih terintegrasi dengan teknologi digital, serta program kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menangani masalah-masalah krusial di provinsi NTB, seperti ketahanan pangan, lingkungan, dan akses layanan publik,” jelasnya.

 

Refleksi akhir tahun ini, menurut Jaswadi, bukan hanya sekadar momen untuk melihat kembali apa yang telah dilalui, tetapi juga sebagai momentum evaluasi dan penguatan semangat bagi seluruh anggota Media Reskrim NTB untuk terus menjaga independensi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memperkuat peran sebagai mitra kritis dan solutif di tengah masyarakat. “Kita harus tetap tegas dalam menyampaikan kebenaran, lugas dalam berkomunikasi, dan tuntas dalam setiap pekerjaan. Itulah moto kita yang harus selalu kita pegang teguh,” tegasnya.

 

Pada akhir kesempatan tersebut, Jaswadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Media Reskrim NTB, mitra, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama tiga tahun terakhir. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk provinsi NTB melalui pemberitaan yang bertanggung jawab dan kerja sama yang sinergis.

 

 

IKLAN

Advertisement
LAWGOS.ID