SAFARI RAMADHAN DESA PEJANGGIK MERIAH DAN HANGAT, HADIRI KEPALA KUA PRAYA TENGAH

 

Acara Dibuka dengan Zikir dan Pengajian Mendalam Tentang Bulan Ramadhan, Jadi Ajang Kebersamaan dan Peningkatan Pemahaman Agama

 

DESA PEJANGGIK, KECAMATAN PRAYA TENGAH – Suasana penuh berkah menghiasi Desa Pejanggik pada Rabu (25/2/2026) ketika masyarakat menyambut kedatangan safari Ramadhan yang digelar dengan penuh semangat dan kehangatan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana Safari Ramadhan Desa Pejanggik di halaman Balai Desa mendapatkan antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia. Acara ini juga mendapatkan kunjungan khusus dari tokoh agama daerah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Praya Tengah, Bapak Ainuddin Fahri.

 

Sebelum acara resmi dimulai, ribuan peserta yang hadir telah berkumpul sejak pukul 16.00 WITA, membawa sajadah dan pakaian yang sopan, menunjukkan kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Suasana menjadi semakin khidmat ketika sesi pembukaan dimulai dengan zikir bersama dengan Lantunan bacaan zikir yang merdu dan penuh keikhlasan mengiringi udara sore yang sejuk, menciptakan atmosfer yang damai dan penuh keberkahan.

 

Setelah zikir bersama selesai, acara dilanjutkan dengan pengajian tentang keutamaan dan hikmah bulan Ramadhan yang disampaikan langsung oleh Bapak Ainuddin Fahri. Dalam materinya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai makna sebenarnya dari puasa, tidak hanya sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana untuk melatih kesabaran, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan kedekatan dengan Sang Pencipta. Beliau juga menyampaikan pentingnya melakukan amalan-amalan sunnah di bulan Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, sedekah, dan melakukan ibadah malam.

 

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di bulan ini, pintu surga dibuka lebar, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan setiap detiknya dengan melakukan amalan yang baik dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama,” ujar Bapak Ainuddin Fahri dalam penyampaian materi pengajiannya.

 

Materi yang disampaikan dengan gaya yang lugas dan mudah dipahami mendapatkan respons positif dari seluruh peserta. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan ibadah puasa, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menjalankannya atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Beliau dengan sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, memberikan penjelasan yang jelas dan berdasarkan ajaran agama yang benar.

 

Setelah sesi pengajian dan tanya jawab selesai, acara dilanjutkan dengan sesi silaturahmi dan pembagian takjil yang telah disiapkan oleh panitia. Ratusan makanan kotak serta takjil dibagikan secara merata kepada seluruh tamu undangan serta warga yang hadir. Kegiatan pembagian ini menjadi bukti nyata dari kepedulian masyarakat Desa Pejanggik terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

 

Panitia Pelaksana serta masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berjalannya acara ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala KUA yang telah mau meluangkan waktu untuk menghadiri dan memberikan pengajian kepada kami. Juga kepada seluruh relawan dan donatur yang telah memberikan kontribusi baik dalam bentuk materi maupun tenaga, sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses dan meriah,” ujarnya dengan penuh emosi.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Ainuddin Fahri juga menyampaikan rasa sukacita kepada awak media yang meliput acara tersebut. “Saya sangat bersukur atas undangan untuk menghadiri safari Ramadhan di Desa Pejanggik kali ini. Alhamdulillah, acara berjalan dengan baik dan lancar, serta mampu menyatukan masyarakat dalam kebersamaan yang penuh berkah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar Kecamatan Praya Tengah,” ucapnya dengan senyum lebar.

 

Warga Desa Pejanggik, heri, salah satu peserta yang hadir, menyampaikan kesannya terhadap acara ini. “Saya sangat senang bisa mengikuti safari Ramadhan tahun ini. Selain mendapatkan ilmu agama yang berharga, saya juga bisa bertemu dengan teman-teman dan kerabat yang sudah lama tidak bertemu. Pembagian takjil juga sangat membantu kami dalam menyambut bulan Ramadhan,” katanya dengan penuh rasa syukur.

 

Kegiatan safari Ramadhan di Desa Pejanggik kali ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan pemahaman agama dan mempererat tali silaturahmi antar warga desa, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama masyarakat. Panitia juga menyampaikan bahwa mereka berencana untuk melaksanakan kegiatan serupa di tahun depan dengan skala yang lebih besar, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas.

 

Sebelum acara ditutup, seluruh peserta bersama-sama berdoa, memohon kepada Allah SWT agar bulan Ramadhan yang akan datang dapat memberikan berkah yang melimpah bagi seluruh umat manusia, serta menjadikan setiap orang semakin baik dalam beribadah dan berperilaku kepada sesama. Suasana meriah dan hangat tetap terasa hingga akhir acara, dengan harapan bahwa semangat kebersamaan yang terjalin dalam acara ini akan terus bertahan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Pejanggik.

 

 

Postingan populer dari blog ini

GMPRI Desak Kejati NTB Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Terkait Skandal Pokir Siluman

Kasta NTB Janji Gelar Begawe Beleq Jika Kejati bisa menghadirkan Gubernur untuk Diperiksa

Kaperwil Media Reskrim Mengecam Dan Akan Melaporkan Tindakan Dewan Fraksi PKB Berinisial LM Atas Dugaan Melakukan Kekerasan Dan Ancaman Kepada PT. LNI