Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

*Menikmati Kopi Berkualitas di Rest Area Jimbaran dan Kawasan Kampus Politekhnik UNUD bersama Exsa Coffee*

Gambar
  Denpasar, 30 September 2025 - Exsa Coffee, sebuah UMKM kopi keliling, hadir di area pendidikan dan masyarakat sekitar, menyediakan kopi berkualitas yang mudah diakses oleh mahasiswa dan masyarakat. Dengan komitmen pada kualitas dan kenyamanan, Exsa Coffee memberikan kontribusi positif bagi komunitas pendidikan dan mendukung bisnis lokal. Exsa Coffee menawarkan konsep unik dengan membawa kopi langsung ke berbagai lokasi, menjangkau konsumen di tempat yang lebih dekat dengan aktivitas mereka. Keuntungan dari kopi keliling ini adalah kemudahan akses bagi pelanggan, yang dapat menikmati kopi segar di tengah kesibukan. Exsa Coffee juga mendukung pelaku usaha kecil dengan cara yang inovatif. Bisnis ini tidak hanya meningkatkan pendapatan para pengusaha, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan dukungan dari pelanggan yang puas, Exsa Coffee menjadi pilihan alternatif bagi siapa saja yang mencari kopi enak berkualitas dengan har...

GMPRI CUP 2025 Siap Digelar di Gili Nusa, Lombok Tengah

Gambar
Lombok Tengah, 29 September 2025 - Event sepak bola bergensi GMPRI CUP 2025 akan segera dilaksanakan di lokasi turnamen di Gili Nusa, Kabupaten Lombok Tengah. Turnamen ini akan diikuti oleh beberapa klub dari 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Timur, Kecamatan Praya Barat, dan Kecamatan Praya Barat Daya. Biaya pendaftaran untuk satu klub adalah sebesar Rp500.000, membuat event ini sangat terjangkau bagi klub-klub lokal yang ingin berpartisipasi. Hadiah untuk juara pertama adalah uang tunai sebesar Rp15.000.000 dan piala tropi untuk setiap klub. Kepanitiaan GMPRI CUP 2025 diketuai oleh Nasrudin, selaku Ketua DPC GMPRI Lombok Tengah, dengan Sidik sebagai bendahara dan Bung Manda sebagai sekretaris. Nasrudin berharap event ini dapat menjadi momentum bagi perkembangan sepak bola di Lombok Tengah dan meningkatkan pariwisata daerah. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan semangat olahraga dan mempererat hubungan antar klub sepak bola di Lombok Tengah....

Presiden LTM Dengan Keras Menolak Event MotoGP Mandalika 2025, Diduga PEMDA Tidak Mengakomodir Masyarakat Lokal

Gambar
Praya- NTB Ketua Umum LTM, Nasrullah atau yang kerab di sapa cukloh' mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang tidak mengikutsertakan semua UMKM dan masyarakat lokal dalam event tersebut. Nasrullah saat di wawancarai Media di rumahnya pada Senin 29.2025 di kota praya mengatakan dengan tegas mengecam Pemda dan ITDC karena hanya melibatkan beberapa persen dari total pelaku UMKM yang ada di Lombok Tengah. menurutnya Pemda sebelumnya telah berjanji untuk mengakomodir semua pelaku UMKM, akan tetapi buktinya sampai sekarang hanya sebagian yang di libatkan Menurut Nasrullah, dampak dari event MotoGP ini tidak secara signifikan dirasakan oleh masyarakat lokal, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat. Di Tambahkan Nasrullah juga melirik stand yang sudah ada di lokasi tersebut posisinya sangat jauh dari tempat duduk para penonton itu artinya jarak pembeli dengan stand UMKM s...

Masyarakat Lombok Tengah Menaruh Harapan Besar Kepada Presiden LTM Terhadap Penolakan Event MotoGP

Gambar
  Praya- NTB Ketua Umum Lombok Tengah Maju, Nasrullah atau yang kerab di sapa cukloh' mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang tidak mengikutsertakan semua UMKM dan masyarakat lokal dalam event tersebut. Nasrullah saat di wawancarai Media di rumahnya pada Senin 29.2025 di kota praya mengatakan dengan tegas mengecam Pemda dan ITDC karena hanya melibatkan beberapa persen dari total pelaku UMKM yang ada di Lombok Tengah. menurutnya Pemda sebelumnya telah berjanji untuk mengakomodir semua pelaku UMKM, akan tetapi buktinya sampai sekarang hanya sebagian yang di libatkan Menurut Nasrullah, dampak dari event MotoGP ini tidak secara signifikan dirasakan oleh masyarakat lokal, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat. Meski ada kritik, event Mandalika sebelumnya menggelar penyambutan moto GP yakni Festival of (MFoS) yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit ...

Presiden LTM Dengan Tegas Menolak Event MotoGP Mandalika 2025, Dugaan Ada Permainan Dalam Perekrutan UMKM

Gambar
Praya- NTB Presiden LTM, Nasrullah atau yang kerab di sapa cukloh' mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang tidak mengikutsertakan semua UMKM dan masyarakat lokal dalam event tersebut. Nasrullah saat di wawancarai Media di rumahnya pada Senin 29.2025 di kota praya mengatakan dengan tegas mengecam Pemda dan ITDC karena hanya melibatkan beberapa persen dari total pelaku UMKM yang ada di Lombok Tengah. menurutnya Pemda sebelumnya telah berjanji untuk mengakomodir semua pelaku UMKM, akan tetapi buktinya sampai sekarang hanya sebagian yang di libatkan Menurut Nasrullah, dampak dari event MotoGP ini tidak secara signifikan dirasakan oleh masyarakat lokal, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat. Meski ada kritik, event Mandalika sebelumnya menggelar penyambutan moto GP yakni Festival of (MFoS) yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit sebelumnya telah me...

Lembaga Lombok Tengah Maju (LTM) menyatakan penolakan terhadap event MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika karena dinilai tidak melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal secara maksimal

Gambar
  Praya- NTB. Ketua Umum LTM, Nasrullah atau yang kerab di sapa cukloh' mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang tidak mengikutsertakan semua UMKM dan masyarakat lokal dalam event tersebut. Nasrullah saat di wawancarai Media di rumahnya pada Senin 29.2025 di kota praya mengatakan dengan tegas mengecam Pemda dan ITDC karena hanya melibatkan beberapa persen dari total pelaku UMKM yang ada di Lombok Tengah. menurutnya Pemda sebelumnya telah berjanji untuk mengakomodir semua pelaku UMKM, akan tetapi buktinya sampai sekarang hanya sebagian yang di libatkan Menurut Nasrullah, dampak dari event MotoGP ini tidak secara signifikan dirasakan oleh masyarakat lokal, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat. Meski ada kritik, event Mandalika sebelumnya menggelar penyambutan moto GP yakni Festival of (MFoS) yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit sebelumnya tel...

GAMI Minta Tambang Ilegal Sekotong Distop

Gambar
  Jakarta, - Gerakan Anak Muda Indonesia ( GAMI ) menyikapi penambangan Emas sekotong Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan kawasan yang dilindungi, penambangan yang dilakukan oleh beberapa masyarkat dan bebarapa oknum yang merusak keindahan alam di wilayah yang di lindungi harus segera memberhentikan aktivitas penambangan, karena harus di jaga bersama.27/09/2025  Ketua Umum Gerakan Anak Muda Indonesia Asogi Akbar yang disapa Yogi mengungkapkan menolak tegas berdirinya koperasi mengatas namakan masyarakat, masyarakat mana yang di untungkan yang ada merusak keindahan alam yang di lindungi. Pungkasnya, diwawancara di Jakarta.  Pada dasarnya 2024 KPK dan Kementerian Kehutanan telah menutup aktivitas penambangan di wilayah tersebut, karena wilayah yang masuk dilindungi dan merugikan Negara atas penambangan Ilegal.  Adapun beberapa hari terakhir ini, tersebar vidio dukungan dari Kapolda Nusa Tenggara Barat atas berdirinya Koperasi, yang seharusnya ini tugas ...

PEMUDA PANCASILA LOMBOK TENGAH MENYATAKAN SIKAP DUKUNGAN TERHADAP PENYELENGGARAAN EVEN MOTOGP 2025

Gambar
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Lombok Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025. Yang akan dilaksanakan pada tanggal 3-5  Oktober mendatang, Ketua MPC Pemuda Pancasila Lombok Tengah, menilai perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika merupakan momentum penting Bagi Daerah Kita Dinusa Tenggara Barat,Khususnya diKabupaten Lombok Tengah,ini merupakan momen terbaik untuk meningkatkan citra positif di kancah internasional. Bung Welly mengajak seluruh masyarakat kabupaten Lombok tengah, untuk berperan aktif dalam mensukseskan ajang MotoGP Mandalika. Menurutnya, kehadiran ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menggerakkan perekonomian lokal. Dampak positifnya akan dirasakan mulai dari sektor pariwisata, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pada momen ini kami dari majelis pimpinan cabang (MPC) Pemuda Pancasila kabupat...

Aksi Jilid III "Bongkar: Dari NTB untuk Indonesia", Kepung Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram

Gambar
  MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi di depan kantor perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Jumat (26/9/2025). Aksi itu merupakan aksi ketiga yang dilakukan massa aksi.  Aksi pertama digelar pada Jumat 19 September, kemudian aksi kedua pada Rabu, 24 September yang lalu. Dalam aksi ini, massa aksi dijaga ketat aparat kepolisian. Mereka tetap membentangkan kain putih sepanjang 200 meter di depan kantor perwakilan DPD RI. Dalam kain putih tersebut, massa aksi menuliskan sejumlah tuntutannya. Selain itu, massa aksi juga turut melakukan pembakaran di depan gerbang utama kantor perwakilan DPD RI di Mataram. "Yang jelas, kami sudah sampaikan bahwa kami tidak akan berhenti sampai KPK mengungkapkan progress penanganan kasus ini," kata Koordinator Aksi, Saidin Alfajri kepada awak media di lokasi. Pihaknya mengecam dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Pihaknya berkomitmen u...

Aksi Jilid III Usut Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD RI, Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB Minta KPK Segera Ungkap Pihak Terkait

Gambar
MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi di depan kantor perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Jumat (26/9/2025). Aksi itu merupakan aksi ketiga yang dilakukan massa aksi.  Aksi pertama digelar pada Jumat 19 September, kemudian aksi kedua pada Rabu, 24 September yang lalu. Dalam aksi ini, massa aksi dijaga ketat aparat kepolisian. Mereka tetap membentangkan kain putih sepanjang 200 meter di depan kantor perwakilan DPD RI. Dalam kain putih tersebut, massa aksi menuliskan sejumlah tuntutannya. Selain itu, massa aksi juga turut melakukan pembakaran di depan gerbang utama kantor perwakilan DPD RI di Mataram. "Yang jelas, kami sudah sampaikan bahwa kami tidak akan berhenti sampai KPK mengungkapkan progress penanganan kasus ini," kata Koordinator Aksi, Saidin Alfajri kepada awak media di lokasi. Pihaknya mengecam dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Pihaknya berkomitmen unt...

Masyarakat NTB Tak Akan Berhenti Gelar Unjuk Rasa Sampai KPK Panggil Senator MRF dan MMF Terkait Dugaan Suap

Gambar
MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi di depan kantor perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Jumat (26/9/2025). Aksi itu merupakan aksi ketiga yang dilakukan massa aksi.  Aksi pertama digelar pada Jumat 19 September, kemudian aksi kedua pada Rabu, 24 September yang lalu. Dalam aksi ini, massa aksi dijaga ketat aparat kepolisian. Mereka tetap membentangkan kain putih sepanjang 200 meter di depan kantor perwakilan DPD RI. Dalam kain putih tersebut, massa aksi menuliskan sejumlah tuntutannya. Selain itu, massa aksi juga turut melakukan pembakaran di depan gerbang utama kantor perwakilan DPD RI di Mataram. "Yang jelas, kami sudah sampaikan bahwa kami tidak akan berhenti sampai KPK mengungkapkan progress penanganan kasus ini," kata Koordinator Aksi, Saidin Alfajri kepada awak media di lokasi. Pihaknya mengecam dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Pihaknya berkomitmen unt...

Massa Aksi Bentangkan Kain Putih dan Lakukan Pembakaran di Kantor Perwakilan DPD RI NTB, Buntut Dugaan Suap Dua Senator

Gambar
  MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi di depan kantor perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Jumat (26/9/2025). Aksi itu merupakan aksi ketiga yang dilakukan massa aksi.  Aksi pertama digelar pada Jumat 19 September, kemudian aksi kedua pada Rabu, 24 September yang lalu. Dalam aksi ini, massa aksi dijaga ketat aparat kepolisian. Mereka tetap membentangkan kain putih sepanjang 200 meter di depan kantor perwakilan DPD RI. Dalam kain putih tersebut, massa aksi menuliskan sejumlah tuntutannya. Selain itu, massa aksi juga turut melakukan pembakaran di depan gerbang utama kantor perwakilan DPD RI di Mataram. "Yang jelas, kami sudah sampaikan bahwa kami tidak akan berhenti sampai KPK mengungkapkan progress penanganan kasus ini," kata Koordinator Aksi, Saidin Alfajri kepada awak media di lokasi. Pihaknya mengecam dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Pihaknya berkomitmen u...

Kasta NTB Janji Gelar Begawe Beleq Jika Kejati bisa menghadirkan Gubernur untuk Diperiksa

Gambar
Mataram – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kajian dan Advokasi Sosial serta Transparansi Anggaran (Kasta) NTB menyatakan siap menggelar begawe beleq atau pesta besar apabila Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB berhasil menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi dana “siluman” DPRD NTB. Kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini resmi naik ke tahap penyidikan. Penyidik Kejati NTB disebut mulai membidik calon tersangka dalam perkara yang diduga melibatkan alokasi dana tanpa dasar hukum jelas di DPRD NTB. Sebagai bagian dari proses hukum, sejumlah saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk dari unsur pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Bahkan, Gubernur NTB turut masuk dalam daftar pihak yang akan diperiksa. Presiden Kasta NTB menegaskan, pihaknya akan memberikan apresiasi besar bila Kejati benar-benar menuntaskan kasus ini hingga ke meja hijau. “Kami akan begawe beleq jika Kejati berhasil menghadirkan Gubernur NTB untuk diperiksa  ” tegas Lalu Wink Haris. Wink Haris...

Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram Disegel dengan Kain Putih Sepanjang 200 Meter, Ada Apa?

Gambar
  MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Rabu, 24 September 2025. Aksi ini merupakan aksi lanjutan setelah aksi pertama yang dilakukan pada Jumat, 19 September yang lalu. Selain berorasi, mereka juga melakukan aksi teaterikal yang ditandai dengan pemasangan spanduk kain putih sepanjang 200 meter.  Aksi jilid dua itu bukan demonstrasi biasa. Sepanjang 200 meter kain spanduk terbentang di jalanan, berisi kecaman terhadap dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Menurut koordinator aksi, Saidin Alfajari, dugaan keterlibatan dua anggota DPD RI dari NTB ini bukan rumor. Saidin mengaku, aksi itu dilakukan dengan tajuk "Bongkar: Dari NTB untuk Indonesia". "Ini aksi jilid II. Kami ingin publik seluruh Indonesia mendengar. Ini aksi yang kami lakukan untuk membongkar dugaan suap tersebut. Dari NTB untuk Indones...

KPK Diminta Segera Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD RI yang Libatkan Dua Senator Asal NTB

Gambar
MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Rabu, 24 September 2025. Aksi ini merupakan aksi lanjutan setelah aksi pertama yang dilakukan pada Jumat, 19 September yang lalu. Selain berorasi, mereka juga melakukan aksi teaterikal yang ditandai dengan pemasangan spanduk kain putih sepanjang 200 meter.  Aksi jilid dua itu bukan demonstrasi biasa. Sepanjang 200 meter kain spanduk terbentang di jalanan, berisi kecaman terhadap dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Menurut koordinator aksi, Saidin Alfajari, dugaan keterlibatan dua anggota DPD RI dari NTB ini bukan rumor. Saidin mengaku, aksi itu dilakukan dengan tajuk "Bongkar: Dari NTB untuk Indonesia". "Ini aksi jilid II. Kami ingin publik seluruh Indonesia mendengar. Ini aksi yang kami lakukan untuk membongkar dugaan suap tersebut. Dari NTB untuk Indonesia...

Aksi Jilid II di Depan Kantor DPD RI di Mataram, Bongkar Kasus Suap "dari NTB untuk Indonesia"

Gambar
MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Rabu, 24 September 2025. Aksi ini merupakan aksi lanjutan setelah aksi pertama yang dilakukan pada Jumat, 19 September yang lalu. Selain berorasi, mereka juga melakukan aksi teaterikal yang ditandai dengan pemasangan spanduk kain putih sepanjang 200 meter.  Aksi jilid dua itu bukan demonstrasi biasa. Sepanjang 200 meter kain spanduk terbentang di jalanan, berisi kecaman terhadap dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Menurut koordinator aksi, Saidin Alfajari, dugaan keterlibatan dua anggota DPD RI dari NTB ini bukan rumor. Saidin mengaku, aksi itu dilakukan dengan tajuk "Bongkar: Dari NTB untuk Indonesia". "Ini aksi jilid II. Kami ingin publik seluruh Indonesia mendengar. Ini aksi yang kami lakukan untuk membongkar dugaan suap tersebut. Dari NTB untuk Indonesia...

Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB Kembali Gelar Aksi di Depan Kantor Perwakilan DPD RI, Minta Dua Senator Segera Dipanggil KPK

Gambar
MATARAM - Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan DPD RI di Mataram, NTB pada Rabu, 24 September 2025. Aksi ini merupakan aksi lanjutan setelah aksi pertama yang dilakukan pada Jumat, 19 September yang lalu. Selain berorasi, mereka juga melakukan aksi teaterikal yang ditandai dengan pemasangan spanduk kain putih sepanjang 200 meter.  Aksi jilid dua itu bukan demonstrasi biasa. Sepanjang 200 meter kain spanduk terbentang di jalanan, berisi kecaman terhadap dua senator asal NTB yang dituding menerima suap. Mereka adalah Muhammad Rifky Farabi (MRF) dan Mirah Midadan Fahmid (MMF). Menurut koordinator aksi, Saidin Alfajari, dugaan keterlibatan dua anggota DPD RI dari NTB ini bukan rumor. Saidin mengaku, aksi itu dilakukan dengan tajuk "Bongkar: Dari NTB untuk Indonesia". "Ini aksi jilid II. Kami ingin publik seluruh Indonesia mendengar. Ini aksi yang kami lakukan untuk membongkar dugaan suap tersebut. Dari NTB untuk Indonesia...

Koalisi LSM Sambut Terbitnya IPR Tambang Rakyat dengan Syukuran dan Santunan Anak Yatim

Gambar
MATARAM - Koalisi LSM untuk Koperasi Tambang Rakyat menggelar acara syukuran atas terbitnya Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari. Syukuran ini berlangsung hangat dengan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan ditutup dengan pemberian santunan kepada sekitar 30 anak yatim. Ketua Koalisi LSM untuk Koperasi Tambang Rakyat, M. Fihiruddin, menyampaikan bahwa IPR ini menjadi capaian penting bagi masyarakat, khususnya penambang rakyat. Menurutnya, keberadaan izin resmi akan membawa banyak manfaat, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga perlindungan hukum bagi para penambang. “IPR ini adalah hasil perjuangan panjang. Dengan adanya izin, masyarakat bisa bekerja dengan tenang, legal, dan tentunya memberi kontribusi positif bagi ekonomi daerah. Kita berharap koperasi ini bisa menjadi contoh pengelolaan tambang yang baik, ramah lingkungan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar M. Fihiruddin saat memberikan sambutan di Meeno warking Caf...

Logis NTB Kritik Keras Penunjukan Irnadi Jadi Kepala DPMPTS, Bakal Adukan ke Pihak Terkait

Gambar
  MATARAM - Polemik pengangkatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus menuai sorotan. Sejumlah pihak telah menyampaikan kritiknya perihal keputusan yang diambil oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal itu. Diketahui, Gubernur melantik Irnadi Kusuma sebagai Kepala DPMPTSP.  Pasalnya, pejabat tersebut pernah terbukti bersalah dalam kasus pidana dan dijatuhi hukuman penjara enam bulan. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mataram pada 7 Desember 2020 lalu, Irnadi terbukti secara sah melakukan tindak pidana mengadakan perkawinan padahal mengetahui perkawinan atau perkawinan-perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah. Karenanya, Irnadi terjerat Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, jo UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 279 ayat (1) KUHP. Terhadap putusan itu, Irnadi sempat mengajukan kasasi. Namun, permoh...

Mengandung Cacat Formil, Eks Ketua Tim Hukum Iqbal-Dinda Minta Gubernur Cabut SK Penunjukan Kepala DPMPTSP

Gambar
MATARAM - Polemik pengangkatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus menuai sorotan. Sejumlah pihak telah menyampaikan kritiknya perihal keputusan yang diambil oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal itu. Diketahui, Gubernur melantik Irnadi Kusuma sebagai Kepala DPMPTSP.  Pasalnya, pejabat tersebut pernah terbukti bersalah dalam kasus pidana dan dijatuhi hukuman penjara enam bulan. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mataram pada 7 Desember 2020 lalu, Irnadi terbukti secara sah melakukan tindak pidana mengadakan perkawinan padahal mengetahui perkawinan atau perkawinan-perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah. Karenanya, Irnadi terjerat Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, jo UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 279 ayat (1) KUHP. Terhadap putusan itu, Irnadi sempat mengajukan kasasi. Namun, permohonan ka...

Lembaga Lalat Hitam Desak Polres Usut Tuntas Kematian Pria Asal Desa Batu Nampar, Pria Yang Meninggal Dalam Kondisi Tragis Di Rumahnya

Gambar
Jerowaru Lombok Timur (23/9/2025) masyarakat desa batu nampar di hebohkan oleh penemuan mayat pria yang tergantung di rumahnya pada hari ini di kecamatan jerowaru kabupaten lombok timur Dalam kejadian ini masyarakat berbondong bondong ingin mengetahui terkait kejadian tersebut saat ini korban di temukan dalam keadaan leher terjerat tali dan kondisi sekujur tubuh yang sudah membengkak.  Diduga korban sudah meninggal lebih dari satu hari karna berdasarkan pakta dilapangan bahwa mayat tersebut adalah pria berinisial JP meninggal tidak wajar.  Menurut warga setempat di lokasi kejadian JP adalah pria yg masih lajang dan menempati rumah sendirian yg berlokasi di dusun pesakit desa batu nampar kecamatan keruak lombok timur NTB, Saat ditemukan pria tersebut dalam keadaan bersandar di pintu rumahnya yg diduga meninggal sudah lebih dari 1 hari karna sekujur tubuhnya sudah membengkak dan sudah keluar bau busuk menyengat.  Lembaga LSM Lalat Hitam mendesak polres lombok timur untuk se...

Geger Warga Desa Batu Nampar Dikejutkan Dengan Pria Yang Meninggal Dalam Kondisi Tragis Di Rumahnya

Gambar
Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (23/9/2025)masyarakat desa batu nampar di hebohkan oleh penemuan mayat pria yang tergantung di rumahnya pada hari ini di kecamatan jerowaru kabupaten lombok timur Dalam kejadian ini masyarakat berbondong bondong ingin mengetahui terkait kejadian tersebut saat ini korban di temukan dalam keadaan leher terjerat tali dan kondisi sekujur tubuh yang sudah membengkak.  Diduga korban sudah meninggal lebih dari satu hari karna berdasarkan pakta dilapangan bahwa mayat tersebut adalah pria berinisial JP meninggal tidak wajar.  Menurut warga setempat di lokasi kejadian JP adalah pria yg masih lajang dan menempati rumah sendirian yg berlokasi di dusun pesakit desa batu nampar kecamatan keruak lombok timur NTB, Saat ditemukan pria tersebut dalam keadaan bersandar di pintu rumahnya yg diduga meninggal sudah lebih dari 1 hari karna sekujur tubuhnya sudah membengkak dan sudah keluar bau busuk menyengat.  Lembaga LSM Lalat Hitam mendesak polres lombok timur...

Raja Baru Dan Pertarungan Para Pekatik

Gambar
Oleh: Presiden Kasta Lalu wink haris Paska runtuhnya kerajaan singasari pada tahun 1292 Masehi akibat serbuan jayakatwang seorang adipati dari kediri Raden Wijaya kemudian mendirikan kerajaan majapahit pada tahun 1293 setelah dia berhasil menaklukkan jayakatwang sekaligus mengusir paksa pasukan mongol dari tanah jawa Sebagai seorang raja baru Raden wijaya seperti umumnya raja raja lainnya dalam sejarah dikelilingi.oleh banyak pembantu setia dengan segala kepentingannya, mulai dari Ramapati bersama pekatik setianya semisal rawedeng rayuyu rapangsa dan rabanyak,Nambi maupun lembu sora bersama rangga lawe dan kelompoknya Kelompok kelompok abdi dalem ini memainkan peran strategis namun penuh intrik, majapahit dan raden wijaya sebagai sebuah kerajaan dan raja baru tentu membutuhkan birokrasi yang kuat dan solid dengan komposisi pembantu pembantu raja yang loyal dan menempati posisi sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya masing masing Persoalan muncul ketika kelompok ramapati memainkan i...