Advertisement
Lombok Tengah, 19 Oktober 2025 - PT. Lombok Nusantara Indonesia (PT. LNI) akhirnya angkat bicara terkait insiden yang terjadi di kantor mereka di Mantang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jumat, 17 Oktober 2025. Kepala Cabang PT. LNI, Kahfi, memberikan klarifikasi resmi bahwa perusahaan tidak terlibat dalam pelaporan insiden tersebut ke kepolisian.
"Insiden tersebut merupakan urusan pribadi antara dua individu yang bersangkutan," kata Kahfi dalam keterangannya.
Kahfi menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kegiatan resmi perusahaan. "Lokasi kejadian memang di kantor cabang, tetapi saat itu tidak sedang ada kegiatan operasional. Jadi, kejadian tersebut sepenuhnya berada di luar kegiatan resmi PT. LNI," ujarnya.
PT. LNI berkomitmen untuk menjaga profesionalisme, netralitas, dan hubungan baik antar-lembaga. Perusahaan juga menolak segala bentuk tindakan yang dapat mencoreng nama baik perusahaan.
"PT. LNI akan terus menjalankan tugasnya secara profesional, tertib, dan menjunjung tinggi integritas di semua lini," kata Kahfi.
Dengan demikian, PT. LNI berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak menyebarluaskan informasi yang tidak akurat.
Insiden tersebut diduga melibatkan oknum anggota DPRD Provinsi dan seorang karyawan PT. Smart Finance. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
