Iklan

Minggu, 06 September 2026, September 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-06T11:14:55Z

Najmul Akhyar Terpilih Jadi Ketua NWDI NTB

Advertisement


KLU - H. Najmul Akhyar, Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), terpilih secara aklamasi menjadi ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) NTB di forum Musyawarah Wilayah (Muswil) II NWDI NTB yang berlangsung di Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU), Minggu (6/9).


Muswil dibuka oleh Ketua Umum PB NWDI Tuan Guru Bajang (TGB) HM. Zainul Majdi dan dihadiri oleh seluruh utusan pengurus daerah se-NTB. Dalam musyawarah ini, seluruh peserta secara bulat memberikan amanah kepada Najmul Akhyar untuk memimpin roda organisasi ini di tingkat NTB untuk lima tahun kedepan. " Terima kasih atas kepercayaannya," ungkap Najmul.


Ia menegaskan komitmen melanjutkan perjuangan organisasi serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.


Ia membeberkan akan fokus berkolaborasi dengan semua pihak untuk memajukan organisasi yang mana salah satu agenda utama kedepan adalah penguatan tata kelola organisasi melalui kolaborasi lintas sektor. NWDI NTB berkomitmen untuk mempererat kerja sama, baik dengan pemerintah maupun ormas keagamaan lainnya, sehingga NWDI dapat berkhidmat untuk NTB yang makmur dan mendunia.

​”Penting untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah dan ormas-ormas keagamaan lain,” tegasnya.


Sebelumnya, Ketua Umum PB NWDI TGB HM.

Zainul Majdi bahwa menyampaikan bahwa Organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) memiliki posisi strategis sebagai pusat pergerakan dan percontohan organisasi. Dari sekitar 20 wilayah aktif yang tersebar di seluruh Indonesia, NWDI NTB memegang peranan paling vital sebagai tempat kelahiran NWDI.


​Dalam perhelatan Muswil II NWDI NTB yang dihadiri puluhan perwakilan dari berbagai daerah di NTB dan termasuk hampir 50 peserta dari Sulawesi, kepengurusan NWDI NTB diharapkan mampu menjadi teladan utama dalam berorganisasi dan menjalankan visi-misi perjuangan Maulana Syaikh.


​Mengingat peran penting tersebut, para pengurus dan peserta Muswil diimbau untuk tidak menghabiskan energi pada urusan prosedural atau perdebatan kepemimpinan yang berlarut-larut.

Sebaliknya, fokus utama organisasi harus dititik beratkan pada pelaksanaan program kerja yang riil dan berorientasi pada kemaslahatan umat setelah musyawarah usai.


​TGB mengajak agar warga NWDI tetap berkomitmen meneladani tuntunan pendiri, pengurus NWDI diingatkan untuk merumuskan program kerja yang rasional, terukur, dan sesuai dengan kapasitas organisasi.

“Prinsip ini merujuk pada pedoman Al-Qur’an bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya,” ungkapnya.


​Sebagai wadah perjuangan berbasis pendidikan (at-tarbiyah), NWDI terus memegang esensi utamanya, yaitu membangun manusia yang saleh, sosok yang tidak hanya baik secara pribadi, tetapi juga membawa perbaikan dan manfaat bagi masyarakat.

IKLAN