Iklan

Senin, 27 Juli 2026, Juli 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-28T06:35:57Z

Turnamen Pencak Silat Masmirah Championship 2026 Piala Bupati Lombok Tengah Resmi Dibuka di GOR Tastura, Praya,

Advertisement

 


LOMBOK TENGAH – Tidak kurang dari 600 pesilat Lombok Tengah dan berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat ambil bagian dalam Open Turnamen Pencak Silat Masmirah Championship 2026 Piala Bupati Lombok Tengah yang resmi dibuka di GOR Tastura, Praya, Selasa (28/7/2026). 


Kejuaraan ini menjadi ajang strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet muda sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pencak silat di Lombok Tengah.


Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026, diikuti ratusan atlet dari berbagai kategori usia. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang siap bersaing pada tingkat provinsi hingga nasional.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Tengah, Lalu Muhammad Hilim, S.Pd., M.Pd., mengatakan capaian Lombok Tengah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 patut disyukuri. Daerah ini berhasil menempati peringkat kedua di bawah Kota Mataram. Namun demikian, prestasi cabang olahraga pencak silat dinilai masih perlu ditingkatkan.


"Alhamdulillah, target medali pada Porprov NTB kemarin tercapai dengan hasil yang sangat baik. Lombok Tengah berhasil berada di peringkat kedua di bawah Kota Mataram. Namun untuk cabang olahraga pencak silat, hasil yang kita raih memang belum maksimal," ujar Hilim.


Karena itu, menurutnya, penyelenggaraan Open Turnamen Masmirah Championship menjadi langkah nyata untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov berikutnya.


"Kejuaraan ini sangat penting sebagai wadah menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat. Dari sini kita berharap lahir pesilat-pesilat yang mampu mengharumkan nama Lombok Tengah, baik di tingkat provinsi maupun nasional," katanya.


Hilim menambahkan, pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Kompetisi yang berkesinambungan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding.

IKLAN