Advertisement
LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, salah satu fasilitas kesehatan utama di Lombok Tengah, memasuki babak baru dalam pengembangan pelayanan. Direktur RSUD Praya, Dr. Mamang Bagiansyah, secara resmi mengungkapkan rangkaian rencana strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan kesehatan, dengan tujuan menjadikan RSUD Praya sebagai kebanggaan masyarakat setempat.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan membuat RSUD Praya menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Lombok Tengah," tegas Dr. Mamang dalam acara pengumuman rencana pengembangan yang diadakan di ruang rapat utama RSUD Praya baru-baru ini.
Visi dan misi utama RSUD Praya Lombok Tengah adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak manajemen telah menyusun beberapa rencana strategis yang terstruktur, mencakup tiga pilar utama: peningkatan kemampuan sumber daya manusia, penambahan jenis layanan unggulan, serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Mamang juga menekankan penerapan Prinsip Dasar Pelayanan Kesehatan yang menjadi landasan kerja seluruh petugas. "Kami selalu menekankan sikap keramahtamahan dan tingkah laku yang baik dari setiap petugas kesehatan, karena pelayanan yang ramah merupakan bagian tak terpisahkan dari kualitas kesehatan yang diberikan," jelasnya.
Selain itu, langkah-langkah konkret untuk memastikan kualitas pelayanan telah diatur secara menyeluruh, antara lain:
- Menerapkan standar pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah secara konsisten
- Melaksanakan program pelatihan dan pengembangan berkelanjutan untuk seluruh staf
- Memperbarui dan meningkatkan sarana serta prasarana guna mendukung proses pelayanan
- Mengimplementasikan sistem manajemen mutu yang terintegrasi untuk memantau dan meningkatkan kualitas secara berkala
- Mengutamakan kepuasan pasien dan keluarga melalui survei rutin serta pengolahan umpan balik yang konstruktif
Saat ini, RSUD Praya memiliki 34 dokter spesialis yang menangani berbagai bidang kesehatan dan 30 dokter umum yang siap melayani pasien. Melihat tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan spesialisasi yang lebih komprehensif, pihak manajemen merencanakan penambahan dokter spesialis di tiga bidang penting, yaitu dokter jiwa, dokter ortopedi, dan dokter jantung.
"Penambahan spesialis ini tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas layanan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus berobat ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan di bidang-bidang tersebut," jelas Dr. Mamang. Selain penambahan dokter spesialis, RSUD Praya juga akan terus melakukan pembaruan dan modernisasi pada sarana dan prasarana, termasuk peralatan medis canggih dan peningkatan fasilitas ruang rawat inap serta ruang operasi.
Salah satu pencapaian terbesar yang telah dicapai RSUD Praya adalah peningkatan status dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B. Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen dan staf, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah Lombok Tengah dan Provinsi NTB.
"Dengan naiknya status menjadi tipe B, RSUD Praya berhak untuk menyediakan pelayanan kedokteran spesialis yang lebih luas dan bahkan membuka peluang untuk layanan subspesialis terbatas," papar Dr. Mamang dengan bangga. Peningkatan status ini juga menjadi dasar bagi RSUD Praya untuk menjalankan peran baru sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan Latihan (Diklat), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga medis dan kesehatan di wilayah Lombok Tengah bahkan Provinsi NTB secara luas.
Untuk mendukung peran sebagai RS Diklat, RSUD Praya telah menyusun program pendidikan dan pelatihan yang komprehensif bagi tenaga kesehatan. Beberapa langkah yang akan dijalankan meliputi:
- Penyediaan program pendidikan dan pelatihan berjenjang untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan
- Pengembangan program karir yang jelas untuk mendorong pertumbuhan profesional tenaga kesehatan
- Pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala sebagai dasar untuk perbaikan dan pengembangan
- Pemberian insentif dan program motivasi untuk meningkatkan kinerja serta kepuasan kerja
- Kerjasama strategis dengan berbagai institusi dalam dan luar daerah
Adapun mitra kerja sama yang telah terjalin kerjasama
- Universitas Mataram: Kerjasama dalam bidang pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian kesehatan
- BPJS Kesehatan: Kerjasama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN
- Dinas Kesehatan Provinsi NTB: Kerjasama dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan daerah
- Institusi kesehatan lainnya: Kerjasama untuk pertukaran pengetahuan dan pengembangan kemampuan bersama
Lebih lanjut, Dr. Mamang menjelaskan bahwa rencana pengembangan kerjasama akan fokus pada dua arah utama: peningkatan kerjasama pendidikan dengan universitas dan institusi pendidikan terkait, serta peningkatan kerjasama penelitian dengan berbagai lembaga penelitian kesehatan untuk mengembangkan inovasi dalam pelayanan.
RSUD Praya menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, dengan prinsip pengelolaan yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan pemerintah. Beberapa kebijakan yang dijalankan meliputi:
- Pembuatan anggaran yang terencana dan sesuai dengan kebutuhan prioritas pelayanan
- Upaya penghematan biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas pelayanan
- Pengembangan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pendapatan rumah sakit
- Investasi pada pengembangan sumber daya manusia dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja
Tak hanya itu, RSUD Praya juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, termasuk masyarakat kurang mampu. Beberapa program yang telah dijalankan dan akan terus diperluas antara lain:
- Pelayanan Kesehatan Gratis: Diberikan bagi masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
- Biaya Terjangkau: Penetapan tarif pelayanan yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lokal
- Sistem Pembayaran Fleksibel: Penyediaan opsi pembayaran yang memudahkan bagi masyarakat kurang mampu
- Kerjasama dengan Lembaga Sosial: Kolaborasi dengan berbagai lembaga sosial untuk membantu akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan
- Pelayanan Luar Rumah Sakit: Pendukungannya terhadap aktivitas posyandu dan puskesmas di berbagai wilayah untuk mempermudah akses kesehatan di tingkat masyarakat
"Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa memandang status ekonomi mereka. Oleh karena itu, berbagai langkah untuk memastikan aksesibilitas ini akan terus kami tingkatkan," ucap Dr. Mamang.
Dengan pencapaian status tipe B dan berbagai rencana peningkatan yang telah disusun, RSUD Praya bertekad untuk terus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, termasuk penambahan jumlah dan bidang spesialisasi dokter serta pembaruan sarana prasarana secara berkala. Dalam bidang akreditasi pendidikan, RSUD Praya telah menyelesaikan proses akreditasi dan akan segera beroperasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan Latihan yang juga akan berperan sebagai rujukan bagi fasilitas kesehatan lainnya di wilayah sekitar.
"Semua upaya yang kami lakukan adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas kepada masyarakat Lombok Tengah. Kami berharap, dengan dukungan dari semua pihak, RSUD Praya dapat menjadi rumah sakit rujukan yang dapat dipercaya dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," pungkas Dr. Mamang dengan penuh harapan
