Iklan

Sabtu, 18 Oktober 2025, Oktober 18, 2025 WIB
Last Updated 2025-10-19T04:16:04Z

Oknum Anggota DPRD Provinsi Di Duga Bawa Preman Mengamuk Di Kantor PT.LNI Begini Tanggapan Kaperwil Media Reskrim

Advertisement

 



Praya, 19 Oktober 2025 —Menanggapi pemberitaan yang viral di berbagai media dan media sosial  mengenai aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Dewan Provinsi NTB bersama beberapa orang di kantor PT LNI yang berlokasi di desa Mantang kecamatan batukliang telah melakukan tindak pidana kekerasan dan penganiayaan serta ancaman, sejumlah pihak menilai tindakan tersebut sangat disayangkan dan tidak mencerminkan sikap seorang publik figur yang seharusnya menjadi panutan rakyat.

Sebagai wakil rakyat, setiap anggota dewan wajib menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan sumpah jabatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Negara Republik Indonesia.


Tindakan emosional dan berlebihan, apalagi disertai kekerasan, dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik yang mewakili kepentingan masyarakat.


Jaswadi selaku kaperwil mengatakan apapun persoalan yang dihadapi masyarakat hendaknya disampaikan melalui jalur aspirasi resmi bukan tindakan brutal seperti itu apalagi di lakukan oleh wakil rakyat seharusnya bijak dalam menyikapi sesuatu permaslahan yang terjadi, mengedepankan praduga tak bersalah, dan mencari solusi melalui instansi berwenang yang memiliki otoritas dalam menangani kasus tersebut,” tegas pernyataan kaperwil Media Reskrim saat di wawancarai beberapa media.


Di tambahkan jaswadi, pihaknya juga menyoroti tindakan yang di lakukan oleh oknum dewan tersebut dalam pidio yang beredar ia mendatangi PT lni bersama beberapa orang terkait permaslahan mobil yang terjadi, lebih lanjut dalam kejadian tersebut mereka melakukan tindakan penganiayaan serta ancaman di kantor tersebut.


“Tindakan semena-mena seperti itu seolah menjadikan negara ini milik kelompok tertentu. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas tanpa kompromi terhadap siapa pun yang melanggar hukum,” kata jaswadi.

Pihak Media dan beberapa masyarakat tentunya mengecam tindakan tersebut oleh karna itu ia berharap Kepolisian Polres Lombok Tengah yang menangani perkara ini dapat bersikap adil, bijak, dan secepatnya  mengambil langkah hukum ia juga dalam waktu dekat berencana  akan melaporkan kasus ini kepada Polda ntb dan ke ketua fraksi pkb yang ada di pusat tegasnya.


“Harapan kami, rasa aman, nyaman, dan keadilan yang sesungguhnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup nya.

IKLAN