Iklan

Kamis, 04 September 2025, September 04, 2025 WIB
Last Updated 2025-09-04T16:12:35Z

M. Ardiansyah S.H Imbau Peserta Aksi Di Manapun Berada Untuk Menjaga Kondusifitas Dan Keamanan

Advertisement

Lombok Tengah – 5 September 2025 – Menyikapi maraknya aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai titik di Nusa Tenggara Barat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lalat Hitam mengeluarkan imbauan kepada seluruh peserta aksi untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momentum tersebut demi kepentingan tertentu.


Ketua LSM Lalat Hitam, Mardiansah, S.H., menegaskan bahwa demonstrasi merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan hak demokrasi yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Namun, menurutnya, pelaksanaan hak tersebut harus dilakukan secara bertanggung jawab, mengutamakan kepentingan bersama, serta tetap berada dalam koridor hukum.


 “Penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi yang sehat. Namun, saya menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kedamaian, serta menghindari tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat Lombok Tengah maupun para peserta aksi itu sendiri. Jangan sampai perjuangan aspirasi tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Mardiansah saat memberikan keterangan resmi di Kantor DPRD Kabupaten Lombok Tengah.

Ia juga mengingatkan para peserta aksi, khususnya yang menggelar unjuk rasa di Mapolres dan Kantor DPRD, untuk tidak terjebak dalam provokasi yang dapat memicu kericuhan. Menurutnya, aksi massa semestinya menjadi ruang dialog terbuka antara rakyat dan pemerintah, bukan ajang konflik yang justru dapat merusak tatanan sosial.


“Diperlukan kedewasaan dan kedisiplinan kolektif dari seluruh pihak agar tujuan penyampaian aspirasi bisa tercapai dengan baik,” tambahnya.


Di sisi lain, Mardiansah juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dari Polres, Kodim, dan Satpol PP Lombok Tengah yang telah mengambil langkah-langkah persuasif dalam mengawal jalannya aksi. Ia berharap pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan prinsip humanis, profesionalisme, dan keselamatan masyarakat.


“Kolaborasi antara peserta aksi, masyarakat, dan aparat keamanan sangat dibutuhkan agar suasana di Nusa Tenggara Barat tetap aman dan stabil. Aksi damai akan memberikan dampak positif bagi pembangunan demokrasi di Lombok Tengah,” tutupnya.


Dengan imbauan ini, LSM Lalat Hitam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan bermartabat. Harapannya, aksi yang berlangsung dapat menjadi momentum penyampaian aspirasi secara elegan dan memberi kontribusi positif bagi kemajuan demokrasi di daerah.

IKLAN