Iklan

Kamis, 04 September 2025, September 04, 2025 WIB
Last Updated 2025-09-04T15:47:56Z

LSM LALAT HITAM MENDUKUNG PENUH LANGKAH POLISI BERDAMAI DENGAN MASYARAKAT

Advertisement

Aksi Demo Masyarakat Mahasiswa dan Anak Stm terus berlangsung di berbagai daerah mereka menuntut tunjangan dan kenaikan gaji DPR di batalkan akibat dari aksi besar besaran tersebut menimbulkan kemarahan dan keprihatinan yang meluas dikarenakan kendaraan taktis milik Brimob melindas seorang pengemudi ojek online hingga tewas di tengah kerumunan massa aksi Kamis malam kemarin, Insiden tersebut terjadi setelah massa yang datang dengan jumlah yang sangat banyak mengambil alih aksi protes buruh di Gedung DPR RI senada demikian  Istana Kepresidenan dan para pejabat serta pihak kepolisian telah meminta maaf.


Dalam aksi tersebut telah menimbulkan kemarahan masyarakat dan muncul tuntutan di media beberapa media sosial agar pimpinan kepolisian agar bertanggungjawab atas hal tersebut


Beberapa seruan datang dari berbagai daerah supaya kasus ini diselidiki hingga menemui titik terang.dalam hal ini juga beberapa masyarakat mulai ada ajakan untuk menggelar unjuk rasa di berbagai daerah di berbagai provinsi maupun kabupaten memprotes tindakan berlebihan yang di lakukan aparat kepolisian

Terkait situasi dan kondisi bangsa ini  laskar pejuang keadilan mengingatkan kepada seluruh elmen masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu" Yg ingin memecah belah anak bangsa. kita semua adalah saudara yg bernaung di bawah sang saka merah putih sehingga kita haruslah menjaga kondusifitas wilayah kita, karna berhasilnya suatu wilayah tidak terlepas dari keamanan yang kondusif. 


Ketika kita ingin menyampaikan pendapat di instansi mana pun untuksaat ini kita tunda dulu supaya tidak ditunggangi oleh kepentingan" Individu yg menginginkan terjadinya huru hara, sehingga akan kembali menelan korban, tentu yg akan menjadi korban itu adalah anak bangsa sendiri tutur M, Mardiansah S,H selaku ketua umum lembaga Lalat Hitam di Praya pada Sabtu, 30.8.2025


Menurutnya Polisi, tentara kedudukan kita sama, yg dalam hal ini adalah sebagai warga negara indonesia, cuma mereka hanya beda dengan kita karna seragam,mari kita sama" Menahan diri, untuk tidak melakukan hal" Yg akan merugikan rakyat, karna ketika kita akan merusak pasilitas negara, yg rugi adalah kita sendiri, karna biaya perbaikan itu juga adalah uang kita bersama dari hasil bayar pajak. 


Kami juga paham dan sangat mengerti bahwa kemarahan rakyat itu timbul dari ulah oknum anggota dewan RI yang tidak proo rakyat, hanya mementingkan diri sendiri sehingga timbul narasi" Yg menantang, kemudian ber statmen di media sehingga kemarahan rakyat tidak terhindarkan. 


Tapi yg berlaku biarlah berlalu karna toh juga tidak bisa kembali, biarlah cukup  satu korban, dan semua yg terjadi kita serahkan sepnuhnya ke penegak hukum untuk memproses sesuai tingkat kesalahan masing".

Bangsa ini lagi berbenah, oleh karna itu butuh waktu, pikiran serta butuh ketenangan agar supaya apa yg menjadi cita" Kita bersama dapat terwujud. 


Kita tau bahwa berbenah itu tidak mudah, sehingga kita mawas diri, intropeksi diri agar kita tidak saling menyalahkan, walau saat ini kita tau arogansi kekuasaan itu masih ada, namun kendati demikian tentu semua itu akan kita serahkan kepada yang punya otoritas menindak lanjuti apa yg menjadi tuntutan rakyat ucapnya.

IKLAN