Advertisement
Lombok Tengah-Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pujut Hari ini (13/01/2021) melaksanakan kegiatan Rapat Anggota pembentukan pengurus Ranting NU desa Tumpak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Yayasan PONPES Al-Maarif NU An-Nurul Mujaddid dusun Bongak, dimulai jam 14:30-16:30.
Turut serta hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lombok Tengah L. Rupawan Joni, S.Pd. sebagai sebagai sekretaris NU Lombok tengah, Pengurus Wakil cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pujut, Ustaz H. L. Zulkarnain M.Pd. sekretaris MWC NU Pujut, Pemerintah Desa Tumpak serta jajarannya, dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda se-desa Tumpak.
Pengurus Yayasan PONPES Al-Maarif An-Nurul Mujaddi Judin, M.Pd. menyampikan ucapan terima kasih kepada PC NU Lombok Tengah, Pengurus MWC NU Kecmatan Pujut, Pemerintah Desa setempat dan seluruh peserta dan tamu undangan atas kehadiran dan memilih yayasan Al-maarif An-Nurul mujaddid sebagai lokasi kegiatan tersebut, dan sekaligus permohonan maaf jika ada kekurangan dan kekhilafan selama acara.
Sementara itu kepala desa tumpak Rosadi, S.Pd.I dalam sambutan atas nama pemerintah setempat menyampaikan apresiasi kepada para calon pengurus yang telah menginisiasi terbentuknya Pengurus Ranting NU desa Tumpak, beliau berharap dengan dibentuknya kepenguran Ranting NU desa Tumpak ini, bisa merubah Pola fikir dan karakter masyarakat khususnya di desa tumpak. Majlis Wakil Cabang NU Kecamatan Pujut (Ustaz H.L Zulkarnain, M.Pd.) dalam sambutannya juga berharap setelah pembentukan kepengurusan Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tumpak para pengurus nantinya menjalankan oragnisasi karena bagan dari amanah Para Ulama sebagai wadah Untuk menjaga dan membesarkan Nahdlatul ulama.
L. Rupawan Joni (Sekretaris PC NU Lombok Tengah) Dalam sambutannya menyampaikan dengan terbentuknya pengurus NU Ranting, merefresh kembali semangat berNU dan mengajak pengurus untuk mengikuti Kader Penggerak NU, beliau juga berharap, sebagai warga Nahdliyin untuk terus meningkatkan dan mengaktifkan kegiatan-kegiatan tradisi Nadlatul Ulama, seperti yasinan, istigotsah, lailatul ijtima’ dan kegiatan tradisi islam lainnya, beliau juga berharap Pengurus Ranting NU tetap bersinergi dengan Pemerintah Desa setempat.
