Iklan

Minggu, 01 Februari 2026, Februari 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-23T06:43:12Z
BERITAEKONOMIHeadlineHUKRIMPARIWISATAPERISTIWA

TEPIS ISU MIRING YANG BEREDAR, KADES MERTAK DENGAN TEGAS ANGKAT BICARA

Advertisement


Minggu, 1 Februari 2026 - Kepala Desa (Kades) Mertak, M. Sahnan, akhirnya mengeluarkan suara tegas untuk menanggapi berbagai berita miring yang telah beredar di media sosial dan berbagai platform lainnya, yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Permasalahan yang memojokkan beliau bermula dari ketidakpuasan seorang oknum yang tidak terpilih sebagai Kadus Dusun Awang Kebon, yang merasa bahwa nilai yang diperolehnya dari hasil panitia seleksi (pansel) lebih tinggi dari calon yang akhirnya ditetapkan.

 


Ketidakpuasan tersebut kemudian memuncak ketika terjadi percakapan dalam grup WhatsApp (WA) Pemdes Desa Persiapan Awang. Dalam percakapan tersebut, muncul berbagai tanggapan yang pro dan kontra, bahkan terdapat kata-kata yang kurang elok yang diperbincangkan antar anggota grup. Menanggapi hal ini, Kades M. Sahnan sempat mengeluarkan pernyataan dalam bahasa Sasak, dengan harapan agar perdebatan yang berpotensi menimbulkan masalah baru dapat segera reda. Namun, kondisi justru semakin berkepanjangan dan tidak kunjung menemukan titik temu.

 

Melihat situasi yang semakin memanas, Camat Pujut bersama Kapolsek Kuta turun langsung ke lapangan untuk melakukan mediasi. Keduanya mempertemukan Kades Mertak dengan tokoh masyarakat Dusun Awang Kebon, dengan tujuan menyelesaikan permasalahan ini secara damai agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Apalagi, tidak lama lagi akan digelar tradisi Evan Bau Nyali (Bau Nyale), yang merupakan acara penting bagi masyarakat setempat dan perlu didukung dengan suasana yang stabil.

 

Namun, harapan untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sebuah keributan justru pecah ketika salah seorang oknum warga Dusun Awang Asam memicu konflik di tengah proses musyawarah yang belum selesai. Hal ini sangat disesalkan oleh Kades Mertak, mengingat pada saat itu beliau tengah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga masyarakat Dusun Awang Kebon. Meskipun secara spesifik kesalahan tidak dilakukan oleh beliau secara pribadi, sebagai pemimpin tertinggi desa, Kades M. Sahnan merasa bahwa meminta maaf kepada warganya adalah perbuatan yang mulia, sekalipun tidak ada kesalahan yang dilakukan secara langsung.

 


"Kami mengharapkan seluruh warga masyarakat Desa Mertak tidak mudah terpancing oleh berita-berita miring yang hanya bertujuan memojokkan saya dan pihak terkait. Sebenarnya, semua pihak seharusnya mendengar keterangan dari kedua belah pihak sebelum mengambil kesimpulan, jangan sampai hanya menjustifikasi satu pihak saja," tegas Kades M. Sahnan dalam keterangannya kepada media pada hari Minggu ini.

 

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Desa Mertak untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan salah paham ini dengan kepala dingin, tanpa adanya unsur politik yang dapat memperparah situasi. "Kita semua menginginkan ketentraman dan kenyamanan di desa kita. Semoga dengan munculnya klarifikasi ini, dapat menepis segala isu miring yang telah menyebar di berbagai media sosial maupun media lainnya," pungkasnya.

 

 

IKLAN