Iklan

Sabtu, 06 Desember 2025, Desember 06, 2025 WIB
Last Updated 2026-06-23T06:43:11Z
EKONOMIHUKRIMPARIWISATAPERISTIWA

Silaturahim KETUM FKP3A NTB Iwan Firmansyah ke Kediaman Pembina TGH Abdurahman Alfin Hartana

Advertisement


LOMBOK TENGAH – Ketua Umum (KETUM) Perkumpulan Komunikasi Petani Pemakai Air (FKP3A) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Iwan Firmansyah, bersama rombongan, melakukan kunjungan silaturahim ke kediaman Almuqarom Tuan Guru Haji (TGH) Abdurahman Alfin Hartana – yang menjabat sebagai Pembina FKP3A – di Desa Mujur, Kecamatan Praya Tengah, Sabtu (6/12/2025).

 

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antar tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, dan tokoh agama, serta menjadi wadah berbagi pemikiran tentang kesejahteraan petani, pengelolaan sumber daya air, dan memperkuat sinergi untuk memajukan masyarakat daerah.

 

Rombongan yang hadir meliputi Kordinator Wilayah Lombok Tengah Murdali, Korwil Lotim Kedua Muhamad Amin, Sekretaris Jenderal FKP3A NTB Zainal Abidin, Ketua Cabang FKP3A dari beberapa kabupaten (Lombok Utara, Lombok Barat, Sumbawa, Bima), 15 perwakilan petani, serta Rusma Hendra Kusuma (Sekjen), Kiyatufin (Korwil Bima), dan M. Yakub (Korwil Sumbawa).

 

Selama kunjungan yang penuh kehangatan, Iwan Firmansyah menyampaikan rasa hormat kepada TGH Abdurahman yang telah membimbing FKP3A sejak didirikan tahun 2018. Dia juga melaporkan kegiatan FKP3A selama enam bulan terakhir, antara lain pelatihan pengelolaan air irigasi bagi 250 petani, advokasi hak petani di Desa Pujut, dan program "Air Padi Sejahtera" yang meningkatkan hasil panen sebesar 20%.

 

Menanggapi itu, TGH Abdurahman menekankan pentingnya silaturahim sebagai jembatan penghubung hati manusia. Dia juga mendukung upaya FKP3A, menyatakan bahwa petani adalah pilar perekonomian daerah dan negara. Tokoh agama dan lembaga kemasyarakatan, ujarnya, harus bekerja sama ganda untuk menciptakan masyarakat sejahtera dan damai.

 

Selama diskusi dua jam, kedua pihak membahas isu krusial seperti kelangkaan air musim kemarau, saluran irigasi yang rusak, dan kurangnya akses teknologi pertanian. TGH Abdurahman mengusulkan kerja sama dengan lembaga agama untuk mengadakan penyuluhan tentang pengelolaan air yang bijak dan nilai-nilai agama. Usulan ini langsung disepakati oleh Iwan Firmansyah, yang menetapkan tim untuk merencanakan penyuluhan pertama di Desa Mujur bulan Januari 2026.

 

Acara juga diisi dengan makan bersama yang dihadiri keluarga TGH Abdurahman, warga Desa Mujur, dan seluruh rombongan, yang memperkuat rasa kebersamaan. Sebelum pulang, Iwan Firmansyah mengundang TGH Abdurahman untuk menghadiri acara penting FKP3A di masa depan, seperti Rapat Umum Anggota Nasional bulan Maret 2026 dan Lokakarya Pengembangan Petani bulan Januari 2026 – yang diterima dengan senang hati.

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal sinergi yang lebih erat antara FKP3A NTB dan tokoh agama untuk memberikan manfaat nyata bagi petani pemakai air di seluruh provinsi.

 

 

IKLAN