Advertisement
Lombok Barat, NTB – Acara pemakaman Almarhumah Serinah, yang berasal dari Dusun Ketemek, Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, berlangsung dengan suasana yang penuh kesedihan dan kebersamaan pada hari ini. Ribuan masyarakat setempat, beserta pihak keluarga yang tersayang, berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengantarkan ibunda yang dicintai ke rumah akhir di Perkuburan Kuripan, Dusun Tongkek.
Suasana acara dimulai sejak pagi hari, ketika jenazah Almarhumah Serinah dibawa dari rumah duka ke tempat pemakaman. Selama perjalanan, ratusan warga mengikuti berjalan kaki, menyertai dengan iringan tangis yang tulus dan bacaan sholawat yang merdu. Suara-suara doa dan penghormatan terasa kental di udara, mencerminkan kedekatan yang erat antara Almarhumah dengan masyarakat sekitar.
Acara pemakaman ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat setempat sebagai tanda penghormatan. Di antaranya adalah pemerintah Desa Kuripan, Kapolsek Kuripan beserta jajarannya, serta para tuan guru dan ustaz dari masjid-masjid dan lembaga agama di daerah sekitar. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang besar kepada keluarga yang duka dan memperkuat rasa kebersamaan dalam menghadapi kehilangan.
Selaku anak Almarhumah Serinah, Suartini menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan bantuan dalam acara pemakaman ini. "Kami sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya atas hantaran ibunda kami ke perkuburan Kuripan. Dukungan dan kehadiran semuanya membuat kami merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini," ujar Suartini dengan suara yang terengah-engah karena tangis.
Para tetangga dan teman-teman Almarhumah juga tidak ragu menyampaikan kenangan indah tentang sosok Serinah yang dikenal sebagai orang yang ramah, sabar, dan selalu siap menolong sesama. Beberapa di antaranya menceritakan bagaimana Almarhumah sering membantu keluarga yang kesusahan, membagi makanan, dan selalu hadir dalam acara-acara masyarakat. "Ibu Serinah adalah sosok yang sangat berarti bagi kami semua. Dia seperti ibunda bagi banyak orang di sini. Kehilangannya adalah kehilangan bagi semua masyarakat Kuripan," ujar salah satu tetangga yang tidak mau disebutkan namanya.
Setelah proses pemakaman selesai, para hadirin tetap berkumpul untuk memberikan dukungan tambahan kepada keluarga Almarhumah. Beberapa dari mereka membawa makanan dan barang kebutuhan, sementara yang lain hanya berdiri dekat untuk memberikan dukungan emosional. Acara ini berakhir dengan bacaan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar memberikan keselamatan kepada jenazah dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran ribuan masyarakat dalam acara pemakaman ini bukan hanya menunjukkan penghormatan kepada Almarhumah Serinah, tetapi juga mencerminkan budaya gotong royong yang masih kental di daerah Kuripan. Di tengah kesedihan, rasa kebersamaan dan dukungan sesama menjadi pelipur lara bagi keluarga yang duka, membuktikan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
