Iklan

Selasa, 18 November 2025, November 18, 2025 WIB
Last Updated 2025-11-19T03:10:01Z

Muhammad Saputra, Putra Sulung H. Sujayadi yang Lahir di Mekkah, Menimba Ilmu di Yayasan Umul Islam Aikmel

Advertisement


Lombok Timur – Muhammad Saputra, putra sulung dari tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat, H. Sujayadi, kini tengah menempuh pendidikan agama di Yayasan Umul Islam Aikmel, Lombok Timur. Latar belakangnya yang istimewa, lahir di Kota Suci Mekkah, menambah daya tarik tersendiri bagi sosok santri muda ini.

 

Sejak awal kedatangannya di Yayasan Umul Islam Aikmel, Muhammad Saputra telah menunjukkan karakter yang positif. Ia dikenal sebagai santri yang sopan, mudah bergaul dengan teman-temannya, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Ketekunannya dalam mempelajari ilmu agama menjadi inspirasi bagi santri lainnya.

 

Kelahiran Muhammad Saputra di Mekkah memiliki makna tersendiri bagi H. Sujayadi dan keluarga. Mereka meyakini bahwa hal tersebut merupakan berkah dan amanah yang harus dijaga dengan baik. Keputusan untuk mengirim Muhammad Saputra ke Yayasan Umul Islam Aikmel merupakan wujud komitmen keluarga untuk memberikan pendidikan agama yang terbaik bagi putra mereka.

 

"Kami sangat bersyukur atas kehadiran Muhammad Saputra di tengah-tengah kami," ujar salah seorang pengurus Yayasan Umul Islam Aikmel. "Ia adalah anak yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan memiliki potensi besar untuk menjadi ulama atau pemimpin yang bermanfaat bagi umat."

 

H. Sujayadi menyampaikan rasa terima kasih dan harapan yang besar kepada para guru dan ustadz di Yayasan Umul Islam Aikmel. Ia berharap agar mereka dapat terus membimbing dan mendidik para santri dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang. Menurutnya, pendidikan yang baik adalah kunci untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

"Saya percaya bahwa Yayasan Umul Islam Aikmel adalah tempat yang tepat bagi anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan agama yang berkualitas," kata H. Sujayadi. "Saya berharap, kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang amanah, adil, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah kita."

 

Selain Muhammad Saputra, Yayasan Umul Islam Aikmel juga menjadi tempat bagi ratusan santri lainnya untuk menimba ilmu agama. Yayasan ini memiliki visi untuk mencetak generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Dengan kurikulum yang komprehensif dan tenaga pengajar yang berkualitas, Yayasan Umul Islam Aikmel berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi para santri.

 

Diharapkan, para santri yang menempuh pendidikan di Yayasan Umul Islam Aikmel dapat menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kompetensi, dan kepedulian terhadap masyarakat. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun daerah Lombok Timur dan Nusa Tenggara Barat menjadi lebih baik.


IKLAN