Advertisement
Praya, NTB - Beberapa lembaga di Lombok Tengah berencana melakukan aksi besar-besaran selama satu minggu di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Tengah. Aksi ini dimulai pada Selasa, 7 Oktober 2025, dan terkait dengan beberapa isu penting yang akan mereka tuntut ialah ketidak transparanan dan alokasi anggaran BAZNAS Lombok Tengah.
Gerakan mahasiswa dan pemuda Republik indonesia (GMPRI) menuntut BAZNAS Lombok Tengah untuk memberikan informasi yang jelas tentang penggunaan dana zakat dan RTLH serta menjelaskan proses penyaluran dana dan memastikan bahwa dana tersebut sampai kepada masyarakat yang berhak dan Menjamin bahwa masyarakat yang membutuhkan benar-benar menerima bantuan
BAZNAS Lombok Tengah telah melakukan beberapa kegiatan penghimpunan dan penyaluran zakat, infaq, dan sadaqah. Namun, tampaknya masih ada kekhawatiran terkait transparansi dan alokasi anggaran. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan BAZNAS Lombok Tengah antara lain
Sosialisasi dan pendampingan audit keuangan dan Bantuan kepada siswa berprestasi kurang mampu, serta pembangunan beberapa rumah layak huni di Desa Lelong dan Tanak Beak
Ketua DPC GMPRI Lombok Tengah Menuturkan saat di konfirmasi Media di Praya pada Kamis 2 Oktober 2025, tidak ada keterbukaan terhadap realisasi anggaran, menurutnya di wilayah selatan tidak pernah tersentuh oleh bantuan atau program apapun padahal bantuan tersebut cukuplah besar bahkan sampai mencapai milyaran pertahun tegas Nasrudin.
Jika tuntutan kami tidak di indahkan kami akan bersurat ke pihak berwenang dan akan kembali menggelar aksi lanjutan untuk mengaudit BAZNAS kabupaten lombok tengah
Aksi besar-besaran ini diharapkan dapat membawa perhatian kepada isu-isu yang dihadapi masyarakat dan lembaga terkait. Dengan demikian, BAZNAS Lombok Tengah diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat RTLH dan bantuan lainya.




