Advertisement
Mataram - Musyawarah Cabang ke IV Partai Persatuan Pembangunan Kota Bima dilaksanakan secara musyawarah mufakat dan memilih tiga formatur, satu dari unsur DPC dan dua dari unsur PAC.
Ketua DPC PPP Kota Bima H. Syafriansar mengatakan bahwa, PPP Kota Bima pada pileg 2019 secara perolehan suara meingkat, namun secara kursi berkurang. Ini menjadi evaluasi bersama di DPC Kota Bima untuk tahun-tahun berikutnya.
"Kami di Kota Bima ibu Waketum, suara kami meningkat, namun kursi kami berkurang, yang semula tiga kursi menjadi dua kursi pada pileg 2019. Ini menjadi catatan kami di DPC PPP Kota Bima kedepan," kata Syafriansar saat sambutan acara Muscab yanh dilaksanakan di kantor DPW PPP NTB, Jumat (17/09/2021).
Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir menyampaikan bahwa, Muscab kali ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan evaluasi ditingkatan DPC Kota Bima. Harus lebih giat lagi bekerja untuk PPP Kota Bima lebih besar dan dinantikan oleh masyarakat.
"PPP Kota Bima harus lebih kerja ekstra dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang. Jangan lagi bersantai santai, harus mempersiapkan calon-calon terbaiknya dari sekarang, long list harus sudah dilakukan agar kedepan enak dalam menentukan caleg-caleg di 2024 mendatang," ujar Wakil Ketua DPRD NTB ini.
Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP PPP Ermalena menyampaikan bahwa, PPP Kota Bima harus mempersiapkan segala perangkat elektoral dari sekarang. Kepengurusan harus PPP Kota Bima berikutnya harus diisi oleh anak-anak muda yang energik dan siap membesarkan PPP. Dan PPP di seluruh Kab/kota juga harus mempersiapkan kader terbaiknya yang siap bertaring di eksekutif, baik Gub/Wagub, Bupati/Walikota.
"Mulai hari ini, tidak hanya Kota Bima, tapi juga semua daerah di Nusa Tenggara Barat harus betul-betul mempersiapkan kader-kadernya yang akan bertarung merebut eksekutif," tegas Ermalena Anggota DPR RI Dapil NTB 2014-2019 ini.
Elektoral PPP tambah Waketum Ermalena Bidang Fungsional ini, harus dimulai hari ini, jangan menunggu nanti untuk terus konsolidasi dan turun menyapa masyarakat. Karena elektoral PPP di NTB harus terus dilaksanakan dan disiarkan di masayarakat.
"Tantangan PPP di NTB kedepan dirasa lebih berat, maka harus kerja ekstra dari sekarang, anak-anak muda diajak bergabung di PPP, kader-kader perempuan diajak untuk bergabung agar kedepan kita tidak kesulitan mencari kader, kita sudah persiapkan dari sekarang," pungkas Ermalena.
Dalam Muscab ke IV Kota Bima kali ini terpilih lima formatur diantaranya Drs. H. Muzihir sebagai Ketua formatue mewakili DPW, Iddy Muzayyad sebagai anggota mewakili DPP, Safriasyar mewakili DPC, dan dua formatur mewakili PAC. Pemungutan formatur dilaksanakan melalui misyawarah mufakat.
