Advertisement
Lombok Tengah-Perayaan Hari Lahir Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ke-66 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang IPPNU Lombok Tengah berjalan meriah.
Acara yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pimpinan Anak Cabang kemudian Prosesi Pemotongan Tumpeng berjalan lancar, turut hadir dalam acara tersebut yakni Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Tengah yang juga sebagai Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Lombok Tengah, Pimpinan Wilayah IPPNU NTB, Seluruh Pimpinan Lembaga Badan Otonom dan Lembaga di Lingkup PCNU Lombok Tengah dan Segenap Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren dibawah naungan NU.
Setelah acara resepsi perayaan Hari Lahir IPPNU Ke-66, acara dilanjutkan dengan Seminar Pencegahan Perkawinan Anak.
Ketua pelaksana acara Baiq Muniah menuturkan bahwa acara yang digelar untuk menekan atau meminimalisir terjadinya pernikahan dini lebih-lebih di masa pandemi Covid-19 ini.
"Seminar ini adalah pemantik dari kegiatan Kaderisasi PC IPNU IPPNU Lombok Tengah yang selanjutnya akan terus kita sosialisasikan bahaya menikah di usia dini, oleh karena itu kita juga berharap kepada tamu undangan wabil khusus Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren untuk mengikutsertakan santri berproses di IPNU IPPNU, karena setelah ikut pasti akan disibukan oleh hal-hal yang sifatnya positif dan membuka cakrawala berpikir". Ucapnya saat memberikan sambutan.
Kemudian pemateri yang dihadirkan oleh panitia pelaksana cukup memuaskan audiensi karena pemateri adalah ketua Pansus Peraturan Daerah tentang Pencegahan Perkawinan Anak DPRD Provinsi NTB Rekan Senior Akhdiansyah, S.H.I. Narasumber yang akrab di panggul Guru To'i menjelaskan proses lahirnya PERDA untuk melindungi segenap generasi bangsa wabil khusus generasi NTB, betapa banyak efek negatif yang diakibatkan oleh pernikahan yang tidak ideal.
