Advertisement
Lombok Tengah – Warga Dusun Tawah dan Dusun Prek melakukan aksi penanaman pohon pisang di ruas jalan Dusun Prek menuju Tawah.
Aksi tersebut diikuti oleh beberapa tokoh masyarakat serta pemuda dari dua dusun, yakni Dusun Tawah dan Dusun Prek.
Menurut tokoh masyarakat Dusun Tawah Sriawan(KadusDusun Tawah), aksi penanaman pohon pisang tersebut merupakan bentuk protes terhadap pemerintah yang tak kunjung melakukan perbaiakn terhadap jalan di dusun mereka.
“Sudah dari awal kita dijanjikan buat perbaikan jalan ini, cuma sampai sekarang belum kunjung dilaksanakan. Kasihan masyarakat, pelajar dan guru-guru di sekolah-sekolah disini, murid-murid disini itu kalau berangkat sekolah harus lepas sepatu sampai sekolah biar ndak kotor sepatu dan seragamnya,” ujarnya.
Pria yang kerap disapa Awan tersebut juga mengatakan bahwa, tokoh pemuda Dusun Tawah dan Dusun Prek sering kali ingin melakukan aksi demo di kantor DPRD Lombok Tengah tetapi aksi pemuda tersebut digagalkan olehnya, karena menurutnya akan lebih baik mengadakan hearing terlebih dahulu.
“Beberapa kali tokoh pemuda ingin melakukan aksi demo ke DPRD, cuma saya tahan saja dari dulu, saya bilang akan lebih baik kita hearing dulu sama mereka, kalau tidak ada respon positif nanti baru kita demo saja,” tambahnya.

