Advertisement
Lombok Tengah, 23 Desember 2020 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Lombok Tengah menghadiri Acara Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang diselenggarakan Oleh Pimpinan Komisariat (PK) Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma’arif NU Lenser. Dalam pembukaan acara yang akan berlangsung selama 3 hari tersebut berlangsung meriah karena dihadiri oleh Akhdiansyah, S.HI DPRD Provinsi NTB Fraksi PKB, Ketua Tanfidziah MWC NU Pujut TGH. Abussulhi Khairi, LC, Kapolsek Kuta, Kepala Desa Kuta, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Agama sampai Budayawan.
Yusril Ihza Mahendra yang mewakili Ketua PC IPNU IPPNU Lombok Tengah mengungkapkan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Nurul Ijtihad yang dalam satu tahun mampu melaksanakan MAKESTA dua kali.
“Sejauh ini PK IPNU IPPNU yang ada di Lombok Tengah, Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Lenser banyak memberikan warna di IPNU IPPNU Lombok Tengah baik dari hasil menjalankan kaderisasi dengan Maupun mencetuskan kader terbaik yang kemudian melanjutkan estapet kepemimpinan di berbagai macam organisasi. Tutur Ketua Cabang IPNU Lombok Tengah.
MAKESTA PK IPNU IPPNU yang kedua ini mengundang depegasi dari berbagi Yayasan pendidikan dan pondok pesantren seperti Yayasan pondok pesantren An-Nurul Mujaddid Bongak, SMKN 1 Pujut dan lainnya.
Politisi PKB yang duduk di DPRD Provisi NTB rekan Akhdianysah yang akrab dipanggil Guru To’i menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap perkembangan di IPNU IPPNU.
“Saya berIPNU tahun 1990 menjadi wakil ketua di Pimpinan Wilayah, belum punya jas dan batik tapi dengan perkembangan zaman yang diselaraskan dengan kaderisasi IPNU IPPNU cukup luar biasa. Banyak politisi yang lagir dari IPNU IPPNU, saat ini Pak Wakil Mentri Agama dan mentri-mentri Republik Indonesia banyak menimba dan mendapatkan barokah berproses di IPNU IPPNU. Kita berharap calon kader-kader yang akan mengikuti MAKESTA hari ini bisa melanjutkan estapek kepemimpinan dari jabatan kepala Sesa sampai Presiden”. Ujar beliau.
Kemudian TGH. Abussulhi Khairi yang menjadi ketua Tanfidziah MWC NU Pujut yang juga ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad terus berupaya meningkatkan kwalitas santri dengan berbagai hal termasuk dengan menaupport kegiatan MAKESTA pada hari ini.
“Kita rencanakan 2-5 tahaun kedepan Pondok ini bisa mengambil bagian dari pencetak SDM yang mahir dalam Berbahasa, baik bahasa Inggris maupun Arab, kemudian ahli dibidang Sains, Teknologi dan lain-lain”. Tutup beliau.
