Iklan

Advertisement
LAWGOS.ID
Senin, 21 Desember 2020, Desember 21, 2020 WIB
Last Updated 2020-12-22T07:05:59Z

PBNW Sowan Ke Tokoh NU, Datok Bagu : “BIL Nama Final Bandara”

Advertisement


Lombok Tengah –
 Tarik ulur penamaan bandar udara Lombok terus bergulir. Setelah beberapa pihak mengutarakan kajiannya, kini giliran organisasi keagamaan Nahdathul Wathan yang berkunjung ke tokoh agama sekaligus masyarakat Lombok Tengah, Tuan Guru Haji Lalu Turmudji Badarudin. Berdasarkan pantuan tim liputan Hotnews.NTB.com, rombongan petinggi NW tersebut tidak kurang berjumlah 30 orang yang langsung diterima oleh Dato’ Bagu.

Kedatangan rombongan PBNW sekitar jam 10 pagi tadi (red: 22/12) guna memohon dukungan organisasi NU atas penamaan Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandar Udara Internasional Zainudin Abdul Majid.

Rombongan petinggi PBNW itu langsung ditemui oleh TGH.L. Turmudji diaula Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah. Dalam pernyataan sikapnya, Dato’ Bagu tetap tegas dengan hasil keputusan musyawarah para Tuan Guru di Lombok Tengah bahwa nama untuk Bandar Udara yang berlokasi di Tanaq Awu itu tetap Bandara Internasional Lombok atau BIL.

“BIL sudah. Jangan menyalahi orang tua. Salah nanti kita. Bandara Internasional Lombok, ini sudah kami bersurat ke Wakil Presiden seusai kami bermusyawarah dengan para tuan guru” tegas Muhtasyar PBNU itu kepada rombongan. Tokoh NU kharismatik itu lalu menambahkan jika Nahdathul Ulama mengambil sikap tersebut dengan alasan menghindari perpecahan dikalangan ummat. “ Maksud saya, agar tidak ada keributan. Tetap dengan namanya yang dulu. Tidak ditambah dan tidak dikurangi” kata Dato’ sembari mempersilahkan rombongan menyantap makan siang.


Penamaan bandar udara kebanggaan NTB itu telah menjadi benih konflik ditengah masyarakat sejak rencana perubahan nama bandara diumumkan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Bandar Udara Internasional itu diumumkan berganti nama menjadi BIL ZAM sesuai dengan nama pahlawan nasional asal Pulau Lombok. Rencana pergantian nama itu sendiri langsung mendapat reaksi penolakan dari sejumlah elemen masyarakat. Masyarakat Lombok Tengah tetap bersikeras jika nama bandara tersebut tetap Bandara Internasional Lombok atau BIL.

IKLAN

Advertisement
LAWGOS.ID