Advertisement
Lombok Tengah-Kisah haru pemilihan kepala desa (pilkades) Bonder, Kecamatan Praya Barat menuai perhatian publik. Seorang calon kepala desa bernama Selamat Riyadi Alias Rebe, menggendong sang Ibu ke TPS, sambil digendong sang Ibu membawa bendera merah putih.
Rebe merupakan calon kepala termuda desa Bonder, yang pertama kalinya mengikuti kontestasi di tingkat desa. Menurut tim pemenangan Rebe, Lalu Wira Maharja mengatakan bahwa Ibunda Rebe menjadi penyemangat hidupnya.
“Rebe adalah orang yang berbakti kepada orang tuanya, Ibunya adalah penyemangat hidup bagi Rebe. Sepeninggal bapaknya, Rebe selalu mejaga ibunya, dan sekaligus membimbing adik-adiknya,” kata Wira, Rabu pagi (23/12/2020).
Menurut Wira, aksi yang dilakukan oleh Rebe dengan menggendong Ibunya ke TPS merupakan bentuk kebaktian dan rasa cintanya.
“Apa yang kita lihat tadi, ketika Rebe menggendong Ibunya adalah bentuk rasa bakti dan cintanya,” ujarnya.
Sementara itu, Rebe mengatakan bahwa aksinya menggendong sang Ibu adalah tindakan spontanitas, karena melihat sang Ibu kelelahan.
“Ibu saya selama beberapa minggu ini sibuk membantu saya dan tim. Beliau mempersiapkan segala kebutuhan saya, mulai dari memasak, membuat kopi, bahkan beliau tidak segan ikut menjamu tamu yang datang. Dan hari ini, beliau merasa kelelahan, secara spontan saya langsung menggendong beliau ke TPS,” tutur Rebe.
Di saat Ibunya membawa bendera, Rebe pun terharu. Dia menjelaskan bahwa tindakan Ibunya itu merupakan pesan baginya agar terus mengabdi kepada masyarakat, terlepas dari apapun hasilnya.
“Saya terharu melihat Ibu membawa bendera merah putih. Ini merupakan pesan dan nasehat bagi saya, bahwa apapun hasil pilkades nanti, saya harus mengedepankan kepentingan bersama. Terpilih atau tidaknya saya nanti, Insya Allah, saya akan tetap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram ini.
Lebih lanjut, Rebe berpesan bagi semua calon kepala desa, agar menerima apapun hasil perhitungan suara, dan menghimbau masyarakat menciptakan kondisi yang kondusif dan aman.
“Apapun hasil perhitungan suara nanti, saya meminta semua calon kepala desa dengan legowo menerima hasil. Bagi yang menang jangan jumawa, dan yang kalah harus berjiwa besar menerima kekalahan. Dan untuk tim dan masyarakat, mari kita bersama-sama menciptakan kondisi aman dan kondusif. Mari kita perlihatkan bahwa masyarakat desa Bonder dewasa dalam berpolitik,” pungkasnya.